Langsung ke konten utama

Postingan

Puisi Jatuh Cinta Karya Amelia

  Jatuh Cinta Karya : Amelia Nama yang sering kusebutkan Ada selalu dalam benakku Tengah malam kuimpikan dirinya Hadir untuk menyemangati hari gelapku Aku yang selalu berada di sampingnya Namun tak pernah ditengoknya Isyarat yang kuberikan untuknya Enggan diperhatikannya Lupa akan kehadiranku Aku yang sudah terlalu jatuh untuknya Mata kelamnya yang menatapku Elok parasnya membuat hatiku bergetar Lidahku keluh saat ia memanggil namaku Ingin sekali aku memilikinya Aku jatuh cinta padanya Note : Mungkin puisinya terdengar menggelikan namun hal tersebut wajar sebab Penulis membuatnya sewaktu ia duduk di bangku SMP, masa-masa mendebarkan untuk tertarik dengan lawan jenis haha...
Postingan terbaru

Puisi Semesta Memuja Karya Amelia

Semesta Memuja Karya : Amelia Awan tampaknya malu K ala dia tertawa manis S ajak indah pun rasanya tak mampu A baikan keindahannya R ayunya membuat A lam makin memujanya L angit tampak menaunginya A ngin tampak mendukungnya N ebula tampaknya sengaja tak terlihat G alaksi meanggungkan namanya I baratnya seperti semesta T akhluk padanya

Cerpen Ibu dan Segala Hebatnya Karya Amelia

  Sejak aku berada di dalam kandungan, Ibu selalu berusaha untuk terlihat tegar. Ia memberikan cinta, kasih sayang dan pengorbanannya yang tulus. Semuanya itu tak akan lekang oleh waktu untuk anak terkasihnya. Bagiku, Ibu adalah malaikat tak bersayap, sosok yang selalu membuatku kagum karena ia luar biasa hebat.             Ibu siap melakukan apapun demi melihatku bahagia. Ia melindungiku sepenuh hati agar air mata kesedihan tak jatuh di pipiku. Namun, ia juga mendidik ku agar aku bertumbuh menjadi sosok yang kuat dan berharap akan kuat seperti dirinya. Ia adalah sosok teladan bagiku. Inilah kehebatan seorang Ibu, selain mengurus pekerjaan rumah tangga, Ibu juga bekerja untuk membantu Ayah memenuhi kebutuhan rumah tangga. Setiap hari ketika subuh, Ibu memasak dan menyiapkan makanan untuk keluarga. Setelah itu, ia dan Ayah berangkat bekerja disaat bahkan hiruk pikuk kota belum terlalu ramai oleh suara bising kendaraan dan tent...

Puisi Akhirnya Semua Akan Kembali Karya Amelia

Akhirnya Semua Akan Kembali Karya : Amelia Riak yang mengumpul Ombak yang bergulung Yang tenangkan jiwa Alam yang berbisik Lambat namun terdengar jelas Walau terdengar merdu Orang tersebut terdiam membisu Rasa ingin menyatu Diam seolah tak mampu Ceruk lehernya basah Ingatnya kembali melayang Rambutnya berterbangan santai Candanya mengisi kekosongan Lembut tawanya mengisi relung hati E lukan namanya selalu

Puisi Kemajemukan Ibu Pertiwi Karya Amelia

  Kemajemukan Ibu Pertiwi Karya : Amelia Aku Berdiri di atas tanah yang penuh dengan perbedaan Kemajemukan Kerap kali membuatku bingung   Aku mengeryit Berpikir heran Tak ada yang berbeda dengan langit Kudengar suara asing Kubalas dengan senyuman   Dengan lembut ibu pertiwi menjaga kita Dia menangis tersedu-sedu Melihat kita saling meyalahkan Saling mengunggulkan diri   Wahai muda-mudi Soekarno! Bangun lah! Tak bisakah kau lihat? Bahwa perbedaan ini sungguh indah adanya Kuatkan solidaritas Runtuhkan ego Mari, sama-sama kita kibarkan merah putih Menjaga ibu pertiwi sampai akhir hayat kita   26/10/2020, Surabaya

Cerpen Senyum Yang Kembali Karya Amelia

     Pagi itu cerah, mentari menyambut hangat seluruh penghuni Bumi seakan membangunkan secara perlahan para manusia yang masih asik bergelung untuk merajut mimpi.  “Tuan Harris, bangun tuan sudah siang!” sahut seorang wanita paruh baya yang berstatus sebagai kepala pelayan di rumah besar bak istana ini.  “Iya bi,” sahut pemuda berusia tujuh belas tahun bernama lengkap Harris Leemantara itu sambil merenggangkan badannya.  “Sarapan sudah siap tuan,” kata kepala pelayan itu lagi sedangkan Harris hanya menangguk setelah mengucapkan terima kasih. Lalu kepala pelayan tersebut pamit untuk undur diri sedangkan Harris bersiap-siap untuk pergi ke sekolahnya.                                                                              ...